Langsung ke konten utama
IAD 1 : PENGENALAN UNSUR DAN SISTEM PERIODIK UNSUR




         Unsur-unsur kimia atau yang biasanya hanya disebut unsur adalah zat kimia yang tidak bisa dibagi lagi menjadi zat yang lebih kecil, atau tidak dapat diubah menjadi zat kimia lain dengan menggunakan metode kimia biasa. Unsur merupakan suatu zat yang hanya mengandung satu jenis atom. Contoh unsur adalah H (hidrogen), Mg (magnesium), Ne (neon), Kr (kripton), dan lain-lain.


            Sistem periodik unsur adalah susunan unsur-unsur berdasarkan nomor atom dan kemiripan sifat unsur-unsurnya. Biasanya disebut dengan tabel periodik. Tabel periodik adalah tampilan unsur-unsur kimia dalam bentuk tabel. Unsur-unsur tersebut disusun berdasarkan nomor atom (jumlah proton dalam inti atom), konfigurasi elektron, dan keberulangan sifat kimia. Secara umum, dalam satu periode (baris), di sebelah kiri bersifat logam, dan di sebelah kanan bersifat non-logam. Baris pada tabel disebut periode sedangkan kolom disebut golongan. Enam golongan (kolom) mempunyai nama selain nomor: contoh, unsur golongan 7 adalah halogen, dan golongan 8 adalah gas mulia. Tabel periodik dapat digunakan untuk menurunkan hubungan antara sifat-sifat unsur, dan memperkirakan sifat unsur baru yang belum ditemukan atau disintesis. Tabel periodik memberikan kerangka kerja untuk melakukan analisis perilaku kimia, dan banyak digunakan dalam bidang kimia dan ilmu lainnya.





Sumber : https://id.wikipedia.org/wiki/Unsur_kimia

               https://id.wikipedia.org/wiki/Tabel_periodik

Komentar

Postingan populer dari blog ini

SISTEM INFORMASI PSIKOLOGI

Review Jurnal  Bagaimana Psikologi terlibat dengan Sistem Informasi: Studi Kasus Menggunakan GIS sebagai Instrumen untuk Melestarikan Budaya Jawa dalam Batik Pesisir Tradisional, Indonesia Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan hubungan antara Sistem Informasi dan Psikologi dalam studi kasus upaya pelestarian budaya pada batik tradisional di Lasem, Jawa Tengah dengan melihat keefektifan Geographic Information System (GIS) sebagai instrumen untuk melestarikan Budaya Jawa yaitu batik pesisir tradisional. GIS memiliki kemampuan untuk mengelola basis data, memetakan lokasi, memproses gambar, dan menganalisis data statistik . Ada banyak masalah yang dapat dibantu dengan aplikasi GIS . Salah satu manfaat dari aplikasi ini adalah dapat digunakan sebagai instrumen untuk memetakan warisan budaya. Fungsi GIS adalah sebagai sistem yang dapat digunakan dalam mengumpulkan, mengorganisir, mencari, dan memelihara persediaan budaya yang mendukung Cultural Resource Management (...
IAD 5 : ENERGI YANG BERPERAN BAGI MANUSIA         Menurut saya, manusia di dunia ini tidak bisa lepas dari yang namanya energi. Segala yang manusia kerjakan, segala sesuatu yang dibutuhkan manusia, membutuhkan energi. Bahkan untuk bernafas pun manusia butuh energi. Jadi, jika harus memilih energi mana yang paling berperan bagi manusia atau energi mana yang paling sering digunakan manusia. saya tidak tahu bagaiman saya bisa menjawab hal itu, karena menurut saya semua energi berperan bagi manusia dan manusia membutuhkan semua energi itu, manusia sering menggunakan energi-energi tersebut. Energi itu kan bisa berubah dan menghasilkan energi lain, jadi memang sebenarnya manusia butuh dan sering menggunaka semua energi. Tapi kalau benar-benar harus memilih satu energi yang paling berperan dan paling sering manusia gunakan saat ini, menurut saya energi itu adalah energi listrik.            Energi listrik adalah energi utama yang dibutu...
ILMU ALAMIAH DASAR I MITOS      Mitos atau Mite adalah adalah cerita prosa rakyat yang menceritakan kisah berlatar masa lampau, mengandung penafsiran tentang alam semesta dan keberadaan makhluk di dalamnya, serta dianggap benar-benar terjadi oleh yang empunya cerita atau penganutnya. Dalam pengertian yang lebih luas, mitos dapat mengacu kepada cerita tradisional. Pada umumnya mitos menceritakan terjadinya alam semesta, dunia dan para makhluk penghuninya, bentuk topografi, kisah para makhluk supranatural, dan sebagainya. Mitos dapat timbul sebagai catatan peristiwa sejarah yang terlalu dilebih-lebihkan, sebagai alegori atau personifikasi bagi fenomena alam, atau sebagai suatu penjelasan tentang ritual. Mereka disebarkan untuk menyampaikan pengalaman religius atau ideal, untuk membentuk model sifat-sifat tertentu, dan sebagai bahan ajaran dalam suatu komunitas.  C...