Langsung ke konten utama
ILMU ALAMIAH DASAR II

MANUSIA

     Secara biologis, manusia diklasifikasikan sebagai Homo sapiens (Bahasa Latin yang berarti "manusia yang tahu"), sebuah spesies primata dari golongan mamalia yang dilengkapi otak berkemampuan tinggi. Dalam hal kerohanian, mereka dijelaskan menggunakan konsep jiwa yang bervariasi yang, dalam agama, dimengerti dalam hubungannya dengan kekuatan ketuhanan atau makhluk hidup; dalam mitos, mereka juga seringkali dibandingkan dengan ras lain.

     Di bandingkan dengan mahluk lain, jasmani manusia adalah lemah, tetapi rohani atau akal budi dan kemauannya sangat kuat. Umumnya dikatakan bahwa manusia berbeda dengan binatang karena akal budi yang dimilikinya. Akal bersumber pada otak dan budi bersumber pada jiwa. Perbedaan manusia dibanding binatang, nampak lebih jelas bila dirinci lebih jauh :

  • Homo Sapiens : manusia dapat berpikir, sehingga merupakan mahluk yang cerdas atau bijaksana
  • Homo Faber : manusia dapat membuat alat-alat dan mempergunakannya, sehingga disebut manusia kerja
  • Homo Languens : manusia dapat berbicara sehingga apa yang menjadi pemikiran dalam otaknya dapat disampaikan melalui bahasa kepada manusia lain
  • Homo Socius : manusia dapat hidup bermasyarakat
  • Homo Aeconomicus : manusia dapat mengadakan usaha atas dasar perhitungan ekonomi
  • Homo Reeligieus : manusia menyadari adanya kekuatan gaib yang memiliki kemampuan yang lebih hebat dari manusia, sehingaa menjadi manusia bekepercayaan atau beragama


Sumber : Harmoni, Ati. 1992. Pengantar Ilmu Alamiah Dasar (IAD). Depok : Penerbit Gunadarma



Komentar

Postingan populer dari blog ini

SISTEM INFORMASI PSIKOLOGI

Review Jurnal  Bagaimana Psikologi terlibat dengan Sistem Informasi: Studi Kasus Menggunakan GIS sebagai Instrumen untuk Melestarikan Budaya Jawa dalam Batik Pesisir Tradisional, Indonesia Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan hubungan antara Sistem Informasi dan Psikologi dalam studi kasus upaya pelestarian budaya pada batik tradisional di Lasem, Jawa Tengah dengan melihat keefektifan Geographic Information System (GIS) sebagai instrumen untuk melestarikan Budaya Jawa yaitu batik pesisir tradisional. GIS memiliki kemampuan untuk mengelola basis data, memetakan lokasi, memproses gambar, dan menganalisis data statistik . Ada banyak masalah yang dapat dibantu dengan aplikasi GIS . Salah satu manfaat dari aplikasi ini adalah dapat digunakan sebagai instrumen untuk memetakan warisan budaya. Fungsi GIS adalah sebagai sistem yang dapat digunakan dalam mengumpulkan, mengorganisir, mencari, dan memelihara persediaan budaya yang mendukung Cultural Resource Management (...
IAD 5 : ENERGI YANG BERPERAN BAGI MANUSIA         Menurut saya, manusia di dunia ini tidak bisa lepas dari yang namanya energi. Segala yang manusia kerjakan, segala sesuatu yang dibutuhkan manusia, membutuhkan energi. Bahkan untuk bernafas pun manusia butuh energi. Jadi, jika harus memilih energi mana yang paling berperan bagi manusia atau energi mana yang paling sering digunakan manusia. saya tidak tahu bagaiman saya bisa menjawab hal itu, karena menurut saya semua energi berperan bagi manusia dan manusia membutuhkan semua energi itu, manusia sering menggunakan energi-energi tersebut. Energi itu kan bisa berubah dan menghasilkan energi lain, jadi memang sebenarnya manusia butuh dan sering menggunaka semua energi. Tapi kalau benar-benar harus memilih satu energi yang paling berperan dan paling sering manusia gunakan saat ini, menurut saya energi itu adalah energi listrik.            Energi listrik adalah energi utama yang dibutu...
ILMU ALAMIAH DASAR I MITOS      Mitos atau Mite adalah adalah cerita prosa rakyat yang menceritakan kisah berlatar masa lampau, mengandung penafsiran tentang alam semesta dan keberadaan makhluk di dalamnya, serta dianggap benar-benar terjadi oleh yang empunya cerita atau penganutnya. Dalam pengertian yang lebih luas, mitos dapat mengacu kepada cerita tradisional. Pada umumnya mitos menceritakan terjadinya alam semesta, dunia dan para makhluk penghuninya, bentuk topografi, kisah para makhluk supranatural, dan sebagainya. Mitos dapat timbul sebagai catatan peristiwa sejarah yang terlalu dilebih-lebihkan, sebagai alegori atau personifikasi bagi fenomena alam, atau sebagai suatu penjelasan tentang ritual. Mereka disebarkan untuk menyampaikan pengalaman religius atau ideal, untuk membentuk model sifat-sifat tertentu, dan sebagai bahan ajaran dalam suatu komunitas.  C...