Langsung ke konten utama
ILMU ALAMIAH DASAR IV

PERKEMBANGAN ALAM PIKIRAN MANUSIA

1. Sifat Unik Manusia
     
       Manusia di bumi ini adala sebagai mahluk tertinggi yang memiliki perilaku yang lebih sempurna dibandingkan dengan mahluk lain seperti hewan dan tumbuhan. Di bandingkan dengan mahluk lain, jasmani manusia adalah lemah, tetapi rohani atau akal budi dan kemauannya sangat kuat. Umumnya dikatakan bahwa manusia berbeda dengan binatang karena akal budi yang dimilikinya. Akal bersumber pada otak dan budi bersumber pada jiwa. Perbedaan manusia dibanding binatang adalah :

  • manusia dapat berpikir
  • manusia bekerja
  • manusia berbicara
  • manusia bermasyarakat
  • manusia berekonomi / melakukan transaksi ekonomi
  • manusia beragama
2. Rasa ingin Tahu

       Dengan akal budi yang dimiliki, pada manusia timbul rasa ingin tahu yang selalu berkembang. Manusia tidak akan pernah puas. Dalam benaknya manusia selalu bertanya keingintahuannya : apa sesungguhnya (know what), bagaimana sesuatu terjadi (know how), dan mengapa demikian (know why). Rasa ingin tahu yang berkembang dan seolah tanpa batas itu menimbulkan perbendaharaan pengetahuan manusia. Dengan meningkatnya kemampuan mengingat dan berpikir, manusia dapat mendayagunakan pengetahuan terdahulu dan kemudian menggabungkan dengan pengetahuan yang baru sehingga menghasilkan pengetahuan yang lebih baru lagi. Perkembangan pengetahuan lebih dipermudah dengan adanya tukar-menukar infromasi mengenai pengetahuan dan pengalaman manusia yang satu dengan yang lain sehingga akumulasi pengetahuan berlangsung lebih cepat.



Sumber : Harmoni, Ati. 1992. Pengantar Ilmu Alamiah Dasar (IAD). Depok : Penerbit Gunadarma





Komentar

Postingan populer dari blog ini

SISTEM INFORMASI PSIKOLOGI

Review Jurnal  Bagaimana Psikologi terlibat dengan Sistem Informasi: Studi Kasus Menggunakan GIS sebagai Instrumen untuk Melestarikan Budaya Jawa dalam Batik Pesisir Tradisional, Indonesia Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan hubungan antara Sistem Informasi dan Psikologi dalam studi kasus upaya pelestarian budaya pada batik tradisional di Lasem, Jawa Tengah dengan melihat keefektifan Geographic Information System (GIS) sebagai instrumen untuk melestarikan Budaya Jawa yaitu batik pesisir tradisional. GIS memiliki kemampuan untuk mengelola basis data, memetakan lokasi, memproses gambar, dan menganalisis data statistik . Ada banyak masalah yang dapat dibantu dengan aplikasi GIS . Salah satu manfaat dari aplikasi ini adalah dapat digunakan sebagai instrumen untuk memetakan warisan budaya. Fungsi GIS adalah sebagai sistem yang dapat digunakan dalam mengumpulkan, mengorganisir, mencari, dan memelihara persediaan budaya yang mendukung Cultural Resource Management (...
IAD 5 : ENERGI YANG BERPERAN BAGI MANUSIA         Menurut saya, manusia di dunia ini tidak bisa lepas dari yang namanya energi. Segala yang manusia kerjakan, segala sesuatu yang dibutuhkan manusia, membutuhkan energi. Bahkan untuk bernafas pun manusia butuh energi. Jadi, jika harus memilih energi mana yang paling berperan bagi manusia atau energi mana yang paling sering digunakan manusia. saya tidak tahu bagaiman saya bisa menjawab hal itu, karena menurut saya semua energi berperan bagi manusia dan manusia membutuhkan semua energi itu, manusia sering menggunakan energi-energi tersebut. Energi itu kan bisa berubah dan menghasilkan energi lain, jadi memang sebenarnya manusia butuh dan sering menggunaka semua energi. Tapi kalau benar-benar harus memilih satu energi yang paling berperan dan paling sering manusia gunakan saat ini, menurut saya energi itu adalah energi listrik.            Energi listrik adalah energi utama yang dibutu...
ILMU ALAMIAH DASAR I MITOS      Mitos atau Mite adalah adalah cerita prosa rakyat yang menceritakan kisah berlatar masa lampau, mengandung penafsiran tentang alam semesta dan keberadaan makhluk di dalamnya, serta dianggap benar-benar terjadi oleh yang empunya cerita atau penganutnya. Dalam pengertian yang lebih luas, mitos dapat mengacu kepada cerita tradisional. Pada umumnya mitos menceritakan terjadinya alam semesta, dunia dan para makhluk penghuninya, bentuk topografi, kisah para makhluk supranatural, dan sebagainya. Mitos dapat timbul sebagai catatan peristiwa sejarah yang terlalu dilebih-lebihkan, sebagai alegori atau personifikasi bagi fenomena alam, atau sebagai suatu penjelasan tentang ritual. Mereka disebarkan untuk menyampaikan pengalaman religius atau ideal, untuk membentuk model sifat-sifat tertentu, dan sebagai bahan ajaran dalam suatu komunitas.  C...